The Potensi Ikan Gabus (Ophiocephalus stratius) untuk Meningkatkan Kadar Albumin Pada Penderita Hipoalbuminemia
白蛋白
妇科
传统医学
医学
化学
内科学
作者
Agnes Trilansia Pratiwi
出处
期刊:JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia [Badan Analisis dan Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia] 日期:2021-02-23卷期号:8 (3): 204-210被引量:6
ABSTRAK
Pendahuluan: Hipoalbuminemia adalah suatu kondisi abnormal yang ditunjukkan dengan level albumin dalam darah yang rendah. Hipoalbuminemia dapat disebabkan oleh penurunan produksi albumin atau peningkatan kehilangan albumin melalui ginjal, saluran gastrointestinal, kulit, atau ruang ekstravaskular atau peningkatan katabolisme albumin atau kombinasi dari 2 atau lebih mekanisme ini. Hipoalbuminemia berhubungan dengan status fungsional yang buruk, durasi rawat inap yang lebih lama serta morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi. Penderita hipoalbuminemia karena malnutrisi di Indonesia sebesar 40-50% pasien mengalami ataupun berisiko hipoalbuminemia, dimana sebesar 12% mengalami hipoalbuminemia berat. Pemberian nutrisi protein tinggi secara oral serta pemberian albumin parenteral merupakan salah satu alternatif penanganan hipoalbuminemia.
Metode: Artikel disusun dengan metode literature review, melibatkan 24 pustaka baik buku dan jurnal nasional atau internasional.
Pembahasan: Ikan gabus (Ophiocephalus stratius) memiliki kandungan protein tinggi, terutama albumin. Kandungan albumin yang tinggi dari ekstrak ikan gabus dapat berfungsi sebagai sumber asam amino yang dibutuhkan untuk sintesis albumin. Berbagai khasiat ekstrak ikan gabus telah dilaporkan diantaranya mempercepat penyembuhan luka, memiliki aktivitas antinociceptive, anti inflamasi, dan memiliki efek penting untuk mengatasi hipoalbuminemia dengan meningkatkan kadar albumin dalam darah. Ekstrak ikan gabus juga dapat meningkatkan level IGF-1 dimana dapat mengurangi peradangan yang mungkin menjelaskan korelasinya dengan peningkatan kadar albumin.
Kesimpulan: Kandungan asam amino dalam ikan gabus (Ophiocephalus striatus) berpengaruh untuk meningkatkan kadar albumin pada penderita hipoalbuminemia.